- Perangi Darurat Sampah, DPRD Dukung Aksi Gerakan Indonesia Asri di Kota Tangerang
- Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang: Culinary Day 2026 Jadi Ajang Peningkatan UMKM
- Silaturahmi Lewat Tarawihh Keliling, Rusdi: Dengar Aspirasi Lebih Dekat Melalui Tarling
- Pimpinan Pondok Pesantren PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah, Diduga Mencabuli Beberapa Siswa
- Dorong Orang Tua Melek Gizi, Alfamidi Gelar Edukasi Nutrisi Anak
- DPRD Pastikan Peserta BPJS PBI Aman, Andri Permana: Warga Kota Tangerang Tak Perlu Panik
- Wakil Ketua I DPRD, Andri : Pembinaan Basket Berbasis Kolaborasi Jelang Porprov Banten 2026
- Turidi Hadiri Milad HMI Ke-79
- Ketua DPRD Hadiri Tangerang Bersholawat
- Perangi Darurat Sampah, DPRD Dukung Aksi Gerakan Indonesia Asri di Kota Tangerang
Soal Pra SPMB, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Minta Masyarakat Ikuti Alur

Keterangan Gambar : Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Syamsuri
KANALNIAGA.COM, KOTA TANGERANG—Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Syamsuri menyatakan mendukung segala langkah Pemkot Tangerang terkait persiapan menghadapi sistem penerimaan siswa baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.
Untuk itu, dirinya meminta masyarakat agar mengikuti alur dan prosedur SPMB yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah, terlebih sistemnya saat ini sudah dibuat secara daring. "Oleh karena itu, kesiapan masyarakat mengikuti SPMB ini akan memudahkan mereka juga mempersiapkan anak-anaknya mengikuti akses pendidikan yang lebih baik," jelasnya, Senin (21/4/2025).
Syamsuri menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Selain itu, untuk lebih mengetahui detailnya, Komisi II berencana melakukan dengar pendapat agar mengetahui informasi terbaru. "Kita ada rencananya bakal memanggil Dinas Pendidikan untuk mendengar pemaparan SPMB secara detailnya," jelasnya.
Baca Lainnya :
- Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Bantah Intervensi dalam Penyegelan Taman Bermain The Nice Garden0
- Komisi III DPRD Kota Tangerang Apresiasi Capaian Pendapatan OPD 0
- Wakil Ketua DPRD Apresiasi Program Pemutihan Pajak Bermotor 20250
- Wakil Ketua DPRD Dukung Penertiban Jalur Irigasi Sipon Tangerang0
- Perda Pajak dan Retribusi di Kota Tangerang Direvisi, DPRD: Jangan Sampai Memberatkan Masyarakat0
Sementara disinggung soal program sekolah swasta gratis, wakil rakyat asal Fraksi PKS ini menyebutkan dengan tidak cukupnya sekolah negeri, menggandeng sekolah swasta menjadi alternatif untuk mengurangi masalah daya tampung sekolah negeri yang kerap muncul.
"Namun harus tetap ada evaluasi, karena memang ada yang masuk (bergabung dalam program sekolah gratis) dan ada yang keluar, bahkan yang sudah keluar juga pengen masuk lagi, tapi kita lihat kalau yang pernah keluar lalu pengen masuk lagi kita batasi lah, karena masih ada yang ngantri. Ini agar siswa yang tak tertampung di negeri bisa sekolah di swasta tapi tetap dapat dibantu APBD," jelasnya.
Selain itu, ia pun menilai dengan segala kekurangan dan kelebihan sekolah gratis cukup efektif dengan evaluasi. "Ya apalagi sekolah-sekolah yang mengambil program itu memang sekolah yang biaya operasionalnya masih di bawah," ungkapnya.(**)











