- Bazar Sembako Koperasi Merah Putih Kutajaya Diserbu Warga, Barang Dagangan Ludes Terjual
- DPRD Dorong PDAM Tirta Benteng Segera Tangani Keluhan Kualitas Air
- KUA-PPAS 2027, DPRD Tekankan Anggaran yang Tepat Sasaran
- Kapolres Metro Tangerang Kota Resmi Diganti, DPRD Optimis Perkuat Sinergi
- DPRD Dorong Perlindungan Kesehatan Pekerja dari Paparan Abu Vulkanis
- DPRD: Penyesuaian TPP PPPK Bentuk Komitmen Bersama
- DPRD Kota Tangerang Tetapkan Saiful Milah sebagai Calon Ketua Pengganti Alm Rusdi
- DPRD Kota Tangerang Sambut Kapolres Baru, Dorong Sinergi Jaga Kondusivitas
- Kekeringan Melanda, DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa
- Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Imbau Warga Tetap Tenang Menyusul Masuknya Abu Vulkanik
DPRD Berikan Arahan Pemkot Tangerang dalam Pembahasan RPJMD

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo
KANALNIAGA COM, KOTA TANGERANG-Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo menyampaikan tiga saran kepada Pemerintah Kota Tangerang dalam melakukan pembahasan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
“Pertama perencanaan berbasis manajemen resiko, pastikan penajaman RPJMD ini membahas analisa resiko dan pola mitigasinya, jangan sampai situasi ekonomi yang berubah kita ga siapkan akhirnya dampaknya besar ke warga Kota Tangerang, tetapi kalau sudah siapkan kita sudah antisipatif, harapannya dampaknya tidak terlalu besar dalam rangka pencapaian visi Kota Tangerang,” ungkapnya.
Kedua saat melaksanakan RPJMD, Arief berharap Pemkot melakukan transformasi.
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD Dorong Ormas Ikut Berperan Membangun Kota Tangerang0
- Anggota Legislatif dan Pemkot Tangerang Dukung Pemberantasan Premanisme0
- Wakil Ketua DPRD Dorong Pemkot Tangerang Evaluasi Penanganan Banjir0
- Wakil Ketua DPRD Dorong Pemkot Tangerang Evaluasi Penanganan Banjir0
- Kota Tangerang Raih WTP ke-18, Wakil Ketua DPRD: Capaian yang Luar Biasa0
“Jadi kita ini sekarang harus melihat mana proses yang harus diperbaiki dan dipangkas, mana birokrasi yang perlu disederhanakan, dan cara kerja yang harus diperbaiki, transformasi butuh 3 komponen yaitu people, process dan tools, kita harus mengubah SDM, mengubah proses kerja dan melibatkan teknologi untuk daya dukung,” ujarnya.
Ketiga, dari cara mengevaluasi RPJMD. Arief meminta evaluasi RPJMD tidak berbasis administratif tetapi substantif.
“Hasil pembangunan harus merepresentasikan apa yang dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya. (**)











