- Komisi I Minta Satpol PP Tindak Tegas Bangunan Liar Embung di Bugel
- DPRD Dorong MUI Jadi Tokoh Perubahan Nyata bagi Umat
- Festival Cisadane 2026 Catat 139 Ribu Pengunjung, DPRD Dorong Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal dan Teknologi AI
- DPRD Kota Tangerang Apresiasi Kinerja Pengelolaan Keuangan Pemkot Tangerang
- Ketua DPRD Kota Tangerang Minta Sengketa Jalan Kemuliaan Cipondoh Segera Dituntaskan
- Ketua DPRD Kota Tangerang Desak Satpol PP Segera Tindak Dugaan Kos Prostitusi di Sukasari
- DPRD: Audit PSU Jadi Kunci Kepastian Perbaikan Infrastruktur Perumahan
- Andri S. Permana Kenang Rusdi Alam sebagai Pemimpin yang Mampu Satukan Kekuatan DPRD
- DPRD Kota Tangerang Apresiasi Kinerja Pengelolaan Keuangan Pemkot Tangerang
- Ribuan Warga Hadiri Tahlilan 7 Hari Wafatnya Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi
DPRD Kota Tangerang Dorong Percepatan Pemulihan Kerusakan Ruas Jalan

Keterangan Gambar : Rusdi Ketua DPRD Kota Tangerang
Kanalniaga.com, Kota Tangerang-Sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang mengalami kerusakan setelah wilayah ini sering diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Rusdi Alam pun menyoroti kondisi penanganan infrastruktur di sejumlah wilayah yang mengalami kerusakan tersebut.
Rusdi menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah melakukan pemetaan tingkat kerusakan sebagai dasar penanganan lanjutan oleh dinas terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Ia menjelaskan, kerusakan ringan akan segera ditangani melalui langkah cepat di lapangan, sementara kerusakan berat akan didorong masuk dalam skema perubahan anggaran agar perbaikan dapat segera direalisasikan.
Baca Lainnya :
- Matangkan Persiapan Porprov 2026, Perbasi Kota Tangerang Perkuat Pembinaan dari Sekolah hingga Rumah0
- DPRD Pastikan Tidak Ada Rencana Legalisasi Prostitusi dan Miras0
- Pimpinan DPRD Kota Tangerang Apresiasi Imigrasi Berbakti dalam Peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-760
- Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang: Serapan di Bawah Target Jadi Alarm Serius0
- Peluncuran Logo HUT Kota Tangerang ke-33, Rusdi: Pelayanan dan Kinerja Harus Dimaksimalkan0
Selain itu, pemilihan metode konstruksi juga menjadi perhatian, khususnya di kawasan rawan banjir agar pembangunan lebih tahan terhadap kondisi lingkungan.
“Nah ini, hari ini kita dihadapkan persoalan lain juga pasca banjir yang kita hadapkan banyak infrastruktur kita yang rusak. Nanti akan dipilah mana yang kerusakannya ringan, kita akan langsung eksekusi oleh teman-teman di PU dengan tim oranyenya. Dan ketika memang yang berat, kita akan dorong di perubahan biar segera,” ujarnya, Minggu, 8 Februari 2026.
Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah melakukan pemilahan tingkat kerusakan infrastruktur. Kerusakan ringan akan segera ditangani oleh Dinas PUPR melalui tim lapangan agar dapat kembali digunakan masyarakat dalam waktu cepat.
Sementara itu, untuk kerusakan dengan kategori berat, DPRD akan mendorong percepatan melalui skema perubahan anggaran supaya perbaikannya dapat segera diakomodasi dan direalisasikan.
“Dan beberapa metode pilihan konstruksi juga harus kita pilih dengan konstruksi yang tepat. Karena di daerah banjir kalau pemanfaatan konstruksinya pakai aspal atau hotmix, itu akan cepat rusak. Mau tidak mau harus ada perlakuan khusus daerah-daerah banjir, pembangunan infrastruktur kita dorong dengan metodenya betonisasi,” ungkapnya.
Penggunaan konstruksi berbahan aspal atau hotmix, menurutnya, memiliki risiko lebih cepat mengalami kerusakan akibat genangan air. Oleh karena itu, pihaknya mendorong penerapan metode betonisasi sebagai alternatif yang dinilai lebih kuat dan tahan terhadap kondisi lingkungan tersebut.
“Itu yang penting. Dan hari ini mungkin sudah diidentifikasi oleh teman-teman PU berkaitan titik mana saja yang pasca banjir infrastruktur kita yang mengalami kerusakan,” tuturnya.
Ia pun berharap proses perbaikan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman pascabanjir.
“Ini harapannya akan segera dieksekusi juga sama teman-teman PU karena bagaimanapun itu adalah sarana vital untuk aksesibilitas masyarakat setiap harinya,” pungkasnya.(**)











